Menyambut Kemenangan Garuda Muda Indonesia

Saya rasa semua yang menonton pertandingan tim U19 Indonesia semalam memiliki pandangan yang sama dengan saya, tim ini hebat. Seluruh penonton indonesia bersorak sorai paling keras semalam, mungkin pada gol ketiga Indonesia lawan Korsel. Gol ke tiga Evan Dimas pada menit 86 jelas menjadi alasan untuk bersorak paling keras, operan dari sisi kanan oleh ilham, disentuh dan disiapkan oleh muklis untuk menjadi santapan evan dimas, persiapan yang sangat bagus, dan finish yang terarah, Ini gol yang berkelas. Gol ini yang membuat skor indonesia – korsel menjadi 3 – 1, posisi pada menit akhir yang membuat penonton, secara psikologis merasa begitu bangga, senang dan aman. Semalam setelah gol ketiga, kita semua bersiap-siap untuk menunggu akhir pertandingan agar segera datang. Keadaan inipun menjawab keraguan sebagian penonton yg merasa was-was sejak gol kedua tim Indonesia, dikarenakan oleh lini belakang indonesia yang kedodoran. Tim Korea jelas tim yg tak kalah hebat, bermain bagus, mereka mengejar dengan gol ke 2 dari umpan tendangan bebas pada menit 88, membuat sisa 2 menit akhir pertandingan + plus 4 menit tambahan menjadi terasa sangat lama bagi penonton. Ini pertandingan yang seru dan dinamis. Sebelum pertandingan selesai penonton tidak bisa merasa aman, berharap lini pertahanan indonesia semakin solid hingga akhir, dan tentu saja berharap pertandingan segera selesai. Sampai sesaat sebelum akhir pertandingan, Tim Korea Selatan masih menusuk pertahanan indonesia dan mendapatkan 2 sepak pojok yang menguntungkan bagi mereka. Alhamdulillah, sampai menit akhir indonesia bermain sangat tenang dan percaya diri. Diakhiri dengan peluit panjang wasit, pertandinganpun selesai, pelatih dan staf sujud syukur, dan gelora bung karno bergemuruh. Bendera Indonesia pun di arak oleh beberapa pemain. Menunjukkan persembahan para pemain kepada indonesia, menunjukkan bahwa Indonesia boleh berbangga, tim U19nya telah bermain pada level juara.

Tim U19 Indonesia telah membawa kebahagiaan tersendiri untuk para penonton bola tadi malam. Pasalnya oleh komentator bola dan media, pertandingan ini diprediksi sebagai pertandingan yang akan sangat berat bagi indonesia, beberapa pihakpun berpendapat bahwa saat pertandingan melawan filipin kemarin indonesia harus mencetak gol yang banyak, sehingga kalau imbang ataupun kalah, tetap bisa lolos dengan menjadi runner-up terbaik. beberapa berpendapat bahwa runner-up terbaik grup merupakan target yang feasible. Ternyata jalannya pertandingan semalam membuktikan bahwa indonesia berada dikelas yang sama dengan Korsel, ditunjukkan dengan statistik penguasaan bola dan shoot yang 11-12 dari kedua tim (lihat di sini). U19 indonesia juga memiliki speed, power, dan teknik yang bagus. Mereka bermain begitu tenang percaya diri, dan minim kesalahan. Hal ini yg diawal membuat penonton was-was, karena tidak terbiasa melihat ball handling seperti ini, menjadi kagum dan memuji ketenangan para pemain. Bola bola pendek, operan yang terarah, dan visi permainan, U19 membuat pertandingan-pertandingan mereka menarik dilihat. Skill pemainnya, dibandingkan dengan lawan-lawan pada pertandingan sebelumnya, terlihat lebih mantap dan superior.

Tim U19 juga mempunyai selebrasi yang menarik, selebrasi gol selalu diawali atau diakhiri dengan sujud syukur para pemain. Selebrasi yang menghadirkan doa dan ketenangan bagi para pemain dan penonton, bukan semata luapan emosi, bukan sebuah kesombongan, tapi selebrasi yang modest and inspiring.  Tanpa sadar mungkin penontonpun banyak mengucap Alhamdulillah setiap pemain timnas menggagalkan peluang lawan, membuat Gol, dan saat mengakhiri pertandingan tadi malam.

Tim U19 membawa kegembiraan, “ini merupakan moment bergembira bagi Indonesia”, “Sekarang adalah saatnya kita menikmati moment ini”, kata pelatih timnas U19 Indra Sjafri. Pelatih ini rupanya tak hanya memperhatikan dan membekali aspek teknis para pemain, tapi juga memperhatikan aspek spiritual mereka, beliau mempersiapkan timnya di semua sisi, termasuk character building untuk berjuang sampai titik akhir untuk mengharumkan nama Indonesia  (kompas). Pelatih ini, tentu saja patut kita apresiasi dan kita berikan selamat karena mampu membentuk tim begitu hebat.

Pertandingan semalam menjadi akhir dari seleksi grup dan telah mengantarkan Indonesia ke putaran final piala asia. Ini merupakan awal perjuangan baru bagi mereka, untuk bertanding dengan juara-juara grup-grup lain, yang mungkin saja lebih kuat dari pada lawan-lawan sebelumnya. Namun melalui pertandingan semalam juga kita belajar dan patut percaya bahwa timnas U19 mampu bersaing dan sama-sama memiliki peluang untuk menjadi juara asia. Putaran final piala asia 2014 yang diadakan di Myanmar akan diikuti oleh 16 peserta. Peserta ini terdiri dari 9 Juara grup, dan 6 runner-up terbaik dari semua Grup dan myanmar sebagai tuan rumah.

Juara grup:
1. Qatar (grup A)
2. Uni Emirates Arab (grup B)
3. Iraq (grup C)
4. Iran (grup D)
5. Oman (grup E)
6. Vietnam (grup F)
7. INDONESIA (grup G)
8. Korea Utara (grup H)
9. Jepang (grup I)

Runner up terbaik:
1. China (grup I)
2. Australia (grup F)
3. Korea Selatan (grup G)
4. Uzbekistan (grup A)
5. Thailand (grup H)
6. Yaman (grup B)

Tuan rumah: Myanmar

Semoga pada pertandingan putaran final timnas U19 mampu menunjukkan mentalitas dan permainan yang lebih bagus lagi. Perjalanan ini juga selayaknya bisa memberikan inspirasi bagi para pelatih timnas indonesia yang lain dan pada pemain timnas indonesia yang lain. Kami, para penontonpun bangga, saat melihat timnas menang dan memenangkan pertandingan dengan permainan yang fair, penuh perjuangan, berkelas, dan menginspirasi. Bravo Timnas Indonesia, Bravo Indonesia 🙂

Evan Dimas setelah membuat Gol sumber: tribunnews
Evan Dimas setelah membuat Gol sumber: tribunnews

sumber :

detik.com
kompas.com

highlight

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s