Running – Mandiri Run 5 KM

Berawal dari cepatnya merasa lelah pas maen badminton, akhirnya saya memutuskan untuk berlari. harapan untuk berlari ini adalah supaya otot-otot jadi terbiasa bergerak dan pernapasan bisa dimanage klo klo mau butuh untuk melakukan olah raga olah raga yang lain. kebetulan pas ingin lari, ternyata di disini selalu ada event lari setiap weekend, yang diadakan oleh penyelenggara-penyelenggara yang berbeda. Dan weekend kemaren event lari 5km dan 10 km diselenggarakan oleh mandiri.

finisher 😀

ini merupakan event lari pertama yang saya ikuti, karena untuk pertama kali, saya memutuskan untuk join yang 5 km, supaya tidak pingsan dijalan :D. 5 km ini klo saya itung-itung itu sama dengan 5 kali muter alun-alun purworejo, it seemed like a reachable target (just to finish it). knapa saya bilang seperti itu, soalnya ngga pernah olah raga bisa bikin mau pingsan beneran loh klo tiba-tiba melakukan olah raga yang berat (kurang pemanasan jg bisa), saya dan teman saya alvan suka kringet dingin dan menggeh-menggeh klo harus maen basket selapang. padahal dulu waktu SMA, saat jaman masih ganteng, mau selapang ataupun 2 lapang #naon kita masih kuat.

saya baru tau juga klo event seperti ini ada hadiahnya untuk yang bisa juara 1,2, dan 3. dan ada kategorinya; elite, umum, dan team. saya sendiri dari awal tidak ngarep hadiah ini, tapi lari konstan sampai finish adalah target saya.

berbekal bukti pendaftaran, yang pertama dilakukan adalah menukar bukti tersebut dengan race kit. dari mandiri saya mendapatkan baju lari, name tag dan chipnya, emoney isi 50rb ,gelang emoney yang kosong dan asuransi kesehatan selama race. race kit ini worth it karena dengan biaya pendaftaran 50rb, kita dikembalikan uangnya dalam bentuk emoney aja (syaratnya kita harus finish), jadi semacam tukar media plus dapet kaos yang lumayan enak buat dipakai. nah selain dari worthitnya yang menarik bagi saya adalah chipnya, jadi chip itu digunakan sebagai penanda start dan finish kita, dengan chip tersebut masing-masing orang dapat diukur/didata waktu larinya. penanda ini disebut bib tag, untuk yang tertarik baca ada di link ini http://www.mylaps.com/en/system-components/bibtag-system. bib tag ini akan kerecord saat kita melewati landasan (matt) dari sistem tersebut, dan langsung membaca data yang unik dari setiap peserta.

Oke masuk ke hari H, saya sudah memakai kaos, bib tag, celana basket hme, dan sepatu lari warna ungu. sepatu kesayangan saya ini sangat eye catchy dan bisa jadi bahan omongan orang klo dipake sembarangan, tapi tak papa, apa daya, saat itu hanya sepatu warna ungu ini aja yang diskon, bhahaha. dan somehow ternyata saya nemuin orang yang make sepatu persis sama dengan sepatu saya, sayapun perlahan-lahan menjauh dari dia, ngumpet. disenayan city, ternyata ada sekitar 5100 orang peserta yg udah ngumpul, menurut panitia ini merupakan jumlah yang tergolong besar untuk event lari berbayar. karena saya tidak janjian ama siapapun jadilah saya seperti orang ilang ditengah kerumunan orang. namun tiba tiba saya melihat muka yang familiar, muka temen saya yang satu ini sangat tegas (maklum orang batak) dan sangat mudah dihapalkan. bahkan dari kejauhanpun saya bisa mengenali teman saya ini, namanya andre. si Andre ini diem-diem ternyata ikut yang 10 Km, “hmm, sekarang andre udah jago”, bathin saya, tapi kemudian saya ucapkan juga ke andre, “wah, sekarang kamu udah jago ya ndre”. Dari ketemu andre, saya juga ketemu dengan kalam, kedua orang ini merupakan temen saya di elektro. Kalam ternyata lari 5 Km, jarak lari yang menurut dia cupu, tapi tetep dia pilih juga hahah, karena dianya juga cupu seperti saya. Dan ternyata si Kalam ini nggak sendirian, dia ditemani 2 temannya yang unyu-unyu dan gaul. 2 temen ceweknya ini ternyata lebih memilih lari loh, daripada bersih bersih kamar kosan pas hari minggu. dari ketemuan dengan mereka sayapun tahu klo ternyata dari tadi saya berdiri ditempat yang tidak tepat, tempat untuk orang-orang yang lari 10 Km.

Nah oke sekarang tiba saatnya untuk orang-orang 5 Km berlari. Siap!, Yak! akhirnya kitapun berbondong-bondong lari, ada yang diawal udah semangat banget larinya, kayak saya. orang-orang yang udah semangat banget ini diawal akhirnya menyadari bahwa itu barulah awal, baru beberapa meter saja, napas menjadi berat, pundak menjadi berat, dan muka sudah tidak fotogenik lagi. nah yang harus dilakukan pada saat seperti itu klo bagi orang-orang yang biasa seperti saya adalah mencari ritme lari. ini semacam ngatur napas pake irama, “prok” “prok” “prok” “tariiiik”, “prok” “prok” “prok” “hembuuuus”, klo udah enak, nanti larinya enak dan tidak sengkil (sakit di dada deket perut, samping). yang paling capek adalah saat setengah puteran, disitu kita harus naik semanggi yang rada nanjak, untuk mendapatkan gelang cek poin.

rute lari 5 KM

bisa ampe tengah aja udah ngos ngosan. dan udah jarang ada mbak-mbak yang bisa memotivasi kita buat lari, karena beberapa dari mereka melambat di 1 km awal. yang tersisa saat itu hanyalah tekad. tekad untuk mencapai tujuan dengan cara yang sudah kita tentukan. soalnya beda beda loh orang itu klo lari, ada yang langkahnya panjang-panjang, ada yang langkah nya pendek-pendek gitu biar keliatan unyu, ada juga yang lari kenceeng bgt, trus jalan, trus lari kenceeng bgt lagi. Apapun caranya semuanya aim to finish, tapi beda lagi dengan orang yang tak hanya ingin sekedar finish, mereka jelas punya tujuan lebih, mungkin mereka sudah prepare sebelumnya, atau memang terlahir untuk berlari dalam hidupnya. hahah naoon.

setelah berjuang 3/4 jalan, mulailah semuanya mau abis, langkah menjadi pendek-pendek, kaki semakin berat, dan udah pake geleng-geleng kepala untuk menambah tekad. muka, tingkat ngga karuannya meningkat drastis karena memucat dan kelelahan. sedikit demi sedikit yang perlu dilakukan adalah tetap berlari, sampai garis finish. bayangin garis finisnya, bayangin orang-orang lain yang bisa finish. walau lelah, namun kita tau bahwa mencapai tujuan merupakan penghargaan tersendiri, ngga ada hadiah dari panitia, tapi kitalah sendirilah yang memberi reward. Dan entah, kenapa memang demikian, sampai di finish rasanya seneng dan bangga. Mungkin harusnya seperti itu juga ya klo menjalani hidup.

Nah setelah sampai finish, maka kita mendapatkan medali-medalian dari panitia, kipas-kipasan kecil, kartu emoney dan gelangnya dan mendapatkan pisang + aer mineral. nah kenapa pisang? ternyata pisang itu ada khasiatnya, dari wolipop

3. Pisang
Pisang adalah buah yang sangat baik untuk dikonsumsi setelah berolahraga, karena buah ini banyak mengandung gula alami yang baik untuk penambah energi. Kandungan potassiumnya baik untuk mencegah dan meredakan kram otot. Serta kandungan antioksidannya untuk meningkatkan pertumbuhan sel-sel baru.

sedangkand dari female.kompas

Karbohidrat yang terkandung pada pisang mudah dicerna tubuh. Selain juga mengandung vitamin B6 yang juga penting untuk meningkatkan performa selama berolahraga. Kandungan potasium pada pisang juga bisa mencegah kram otot. Kandungan gula alami pada pisang juga lebih aman untuk tubuh. Sebaiknya konsumsi setengah porsi pisang ukuran besar setiap 15 menit untuk durasi olahraga lebih dari satu jam.

oh gitu, pantesan banyak atlet klo olahraga makan pisang

makan pisang

Selesai lari dan makan pisang, dipanggung yang disediakan udah ada raisha yang menyambut dengan lagu-lagu mellow dan cerianya. langsung deh ngalay, sok sok ikutan nyanyi-nyanyi walau nadanya ngga sampai, tapi diliat dari deket, raisa emang manis, kulitnya putih. saya juga gitu klo diliat dari deket, putih-putihnya tapi komedo.

Nah asiknya dari mandiri run ini adalah adanya booth-booth kuliner yang bisa belik pake kartu emoney tadi, mandiri bikin acara yang bagus :D. selain itu untuk larinya sendiri ada pengumuman hasil lari, dan ada galeri foto-foto yang diambil pihak panitia, yang setelah saya nyari-nyari 40 halaman dari awal sampai akhir, akhirnya saya bisa nemuin saya :).

Demikian, ternyata lari itu asik, karena bisa menyehatkan selain itu klo ada event, lari bisa tambah asik lagi loh. recomended deh lari di event, klo dihari itu ada event mending ikut eventnya aja dari pada lari sendiri. kecuali emang planning lari ama pacar, itu beda lagi, cieeee -.-.

Ok post ini ditutup dengan galeri foto-foto penulis pas finish.

 

nah hampir finish, stay cool
nah hampir finish, stay cool
ok, sedikit lagi, just some steps left
ok, sedikit lagi, just some steps left
naahh! Alhamdulillaah
naahh! Alhamdulillaah
Advertisements

4 thoughts on “Running – Mandiri Run 5 KM

  1. kualitas larimu ternyata iseh apik ya fit? haha.
    nek saiki nggo aku sekedar mlayu kyo olahraga jaman SMP rute SMP 2-Kantor Pos- SD Maria-Panti Asuhan Muhamadiyah-TKM-SMP 2 wis ra kuat aku. haha

    1. haha, ini sambil maksa dil, terakhir lari yang proper/niat ya pas masih-masih kuliahan.
      nah saiki pas di sini, udah jarang banget olahraga kaya basket atau futsal. kebanyakan orang-orang olahraganya lari, jadi alternatif sih untuk menjaga kebugaran tubuh. minggu lari di pwr wae yuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s