Menjamu Tamu

Salah satu pengalaman menarik saat berada di jakarta kemarin adalah ketika saya bertamu dan menumpang menginap di kosan salah satu kakak kelas saya di daerah rawamangun. Saya pernah beberapa kali dikunjungi orang beberapa untuk nginap, tapi rasanya apa yang saya perlakukan ke tamu belum sebaik apa yang diberikan oleh mas hari/pitra ke saya kemaren.

Perlakuan baik itu dimulai dengan kepedulian dan salam hangat saat sms saya minta tlg untuk nginap dibalas. Dari situ perasaan awal saya yang merasa sungkan, (karena akan merepotkan orang, datang dadakan) berganti menjadi rasa senang dan terimakasih. Sayapun di jemput karena tidak mengetahui kosan tempat masnya. Sampai kosan saya ditawari makan dan mandi, untuk mandi sudah disiapkan alat-alat mandi (saya kebetulan hanya bawa sikat gigi). tawaran makanpun tidak bisa saya tolak karena makanan sudah dibeli dan disediakan. setelah membersihkan diri, sayapun menikmati makanan ringan yang pas sekali dengan yang saya perlukan (tidak membuat kenyang, namun membuat perut tenang :), semacam sandwich ukuran sedang yang cukup enak. Setelah bercerita-cerita sedikit mengenai kehidupan masing2 sayapun dipersilahkan untuk tidur di atas kasur (dipan), sementara masnya malah tidur dilantai. Jadilah kami saling menawarkan, tapi tentu saja semua tuan rumah akhirnya menang dan saya tidur di kasur. alhasil tidurnya menjadi tidur yang nyenyak dan saya merasa seger besok paginya, semoga bagi tuan rumah yang tidur dilantai juga menjadi tidur yang lumayan. Setelah bangun dan mandi, paginya setelah mandi saya diantar ketempat yang saya butuhkan. wah..

perlakuan sangat baik seperti ini juga saya temui kala menginap di tempat teman-teman yang lain: ada mas astu, dony mustofa dan lanang, serta mas pandu, mas bekti dan adik saya inun yang beberapa kali saya repotin. kesemuanya juga memberikan jamuan terbaik untuk tamunya. Melihat itu semua, terutama yang terakhir kemaren, saya jadi berkaca ke diri sendiri.. apakah saya sudah cukup memberikan sambutan yang baik kepada teman-teman saya yang berkunjung? dan hasilnya saat pertanyaan itu saya coba jawab sendiri, nampaknya jawabannya belum. Masih banyak yang belum saya lakukan untuk memuliakan tamu, bahkan tamu seperti orang-orang terdekatpun belum saya jamu dengan baik sepertinya. Tulisan inipun saya buat untuk berterimakasih kepada para tuan rumah yang senantiasa memperlakukan tamunya dengan baik (orang-orang yang saya sebut di atas) dan sekaligus pengingat diri, bahwa saya ingin memberikan sambutan yang lebih baik kepada tamu saya :).

Jadi bagi teman yang ingin datang dan berkunjung, mari sini hha, saya akan belajar menjamu kalian dengan baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s