Desember

Bandung 121210, 5.30, pagi yang sangat dingin dibandung. sweater tebal dan celana panjang yang kupakai bahkan tak sanggung menahan dinginnya angin pagi yang masuk saat kubuka serambi kosku. brrr… seketika itu pula kakiku merasa ngelu. Bulu-bulu panjang di kakiku ternyata tak cukup lebat untuk menjaga temperatur nyaman. Brr.. aku mringkuk dalam lipatan tangan dan kaki, seperti bayi kembali ke kamarku, sementara kepalaku masih merasakan cenut-cenut tak karuan gara-gara sakit gigi tadi malam. sakit gigi ngga bisa disembuhkan dengan tidur.. kurasa, meringkuk sebentar sambil menunggu datangnya siang akan sedikit menolong.

Masih dalam ringkukan nyamanku. Aku baru ingat bahwa bulan ini adalah bulan desember. dan minggu pagi ini merupakan minggu pagi bulan desember. akhir tahun masehi, akhir semester, serta akhir tahunku. dengan demikian ini juga merupakan awal tahun masehi pada akhirnya, awal semester dan awal tahunku. pada akhir tahun seperti ini biasanya orang akan melakukan instrospeksi diri. mereka seolah-olah akan melihat kaleidoskop kehidupan mereka selama satu tahun ini. memutar kembali ingatan mereka tentang hal hal yang telah mereka lakukan serta mulai memberi penilaian.

Akupun melakukan hal yang serupa. mencoba mengingat kembali berjalannya tahun ini,
well, biarlah detilnya kusimpan dalam diingatan, hal-hal baik maupun tidaknya.

tidak banyak rupanya pencapaian yang bisa kubuat pada tahun ini. namun banyak pelajaran kehidupan yang kudapat pada tahun ini.

pelajaran yang pertama mungkin adalah bagaimana sebuah hubungan kepercayaan dan komitmen dapat terbentuk dan bagaimana seharusnya kita bertanggung jawab atas itu.

saya merupakan orang yang kadang sedikit egois dan keegoisan saya ini yang ternyata tidak bisa ditoleransi dalam sebuah komitmen. ketika kita sudah membuat komitmen, hendaknya kita telah siap dan bertanggung jawab atasnya. jangan biarkan kepentingan-kepentingan pribadi yang tidak sesuai menghambat. karena hambatan kecil tersebut bisa jadi berefek besar bagi sebuah organisasi atau tim dan akan sangat merugikan orang lain. sayapun melakukan beberapa kesalahan tahun ini, dan saya berjanji tahun depan, untuk setiap komitmen yang saya buat, saya akan berikan dan berusaha sepenuhnya.

pelajaran kedua : pelajaran bagaimana menjadi seorang pemimpin, seorang koordinator yang baik.

mengemban tanggungjawab sebagai pemimpin, pemimpin apapun itu adalah hal yang luar biasa. karena dengan menjadi pemimpin kitalah yang berhak mengarahkan, kita memegang kemudi. menjadi pemimpin merupakan akses yang terbesar bagi orang yang memiliki visi kedepan yang ingin diwujudkan. bagi setiap pemimpin sebuah pandangan global dan setiap detil akan sangat penting. sayangnya orang yang memiliki pandangan global saja tidak bisa melihat sebuah visi secara mendetail, kurang bisa memprediksi kemungkinan kemungkinan2 yang terjadi, dan sehingga cenderung menggampangkan. untuk pemimpin seperti ini dibutuhkan anggota-anggota luar biasa yang bisa menjabarkan instruksi dan visi menjadi detail-detail yang lengkap. dengan adanya anggota seperti ini pemimpin akan sangat terbantu dan bisa mengambil keputusan-keputusan yang akan menetukan kerja tim, seperti target, time line kerja, dan prioritas kerja anggota. Pemimpin yang memiliki keduanyapun akan susah ketika anggotanya tidak memiliki prioritas dan visi yang sama.. hendaknya hubungan profesional dibangun dan menjadi pemimpin berarti memulai dan mengingatkan anggota untuk senantiasa bersikap profesional.

pelajaran ketiga : pelajaran untuk senstiasa mempersiapkan segala hal dengan baik sebelum memulai mengerjakan sesuatu.

Persiapan adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan, karena persiapan mengantarkan kita kepada kondisi dimana kita siap melakukan sesuatu. hha well bahasa yang aneh memang. tapi intinya persiapan sekecil apapun itu akan menghasilkan pengaruh yang lebih baik saat kita akan mengerjakan sesuatu.. membaca bismillah ketika akan makan.. meluruskan niat saat akan shalat.. menarik napas panjang ketika akan tampil dipanggung.. mempersiapkan barang bawaan dan doa ketika akan berangkat pulang kampung..  dandan yang ganteng ketika akan bertemu wanita idaman.. sampai ke persiapan berupa rencana jangka panjang dan analisis kondisi dan kebutuhan.. persiapan merupakan hal yang penting.. persiapan yang baik merupakan awal yang baik untuk hasil yang baik.. mari bersiap-siap

pelajaran ke empat : prioritas

menempatkan segala sesuatu dengan baik, memilah-milah dan memperhatikan waktu yang terus berjalan seiring dengan kepentingan-kepentingan yang ada, menuntut seseorang untuk mengetahui prioritasnya. orang yang telah mampu memanage dirinya dengan baik biasanya telah memiliki pola tersendiri dalam menghadapi kepentingan-kepentingan yang ada dalam jangka waktu yang sama.. atau pilihan-pilihan dengan rentang waktu tertentu. beberapa hal menyangkut masalah kebutuhan dan keinginan. what u need or what you want.. pada saat kamu lapar apa yang sebaiknya kamu lakukan? apakah bermain basket?

senantiasa membangun diri adalah hal yang penting.
banyak buku-buku yang bisa dibaca.. banyak acara-acara tv yang bermanfaat.. dan banyak pula teman-teman yang memberi nuansa nyaman dan pengaruh yang baik.. senantiasa dekat dengan orang tua juga merupakan hal yang penting.. ingat hari ultah orang tuamu? alhamdulillah saya apal.. well saya rasa banyak koreksi tahun lalu dan saya terapkan sekarang. semoga tahun ini berjalan lancar. amiin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s