Kehidupan akhir-akhir ini

Minggu kemarin adalah minggu dimana mata kuliah belum terlalu menuntut bagi saya. beberapa dosen tidak masuk kuliah, belum ada tugas dan praktikum. Minggu kemarin, masih seperti liburan.

Kehidupan berjalan seperti biasanya, pagi.. siang.. sore.. malam.. berulang senantiasa. tak banyak hal banyak dan berbeda yang kulakukan. tubuh ini rupanya.. masih terlalu malas.. dan pikiranku masih setia dengan bayang-bayang liburan..

namun tiba-tiba saya ingin menuliskan beberapa pengalaman pribadi yang saya alami pada hari-hari awal kuliah. sebuah pengalaman manusia biasa yang mungkin tak jarang dalam beberapa waktu pernah dialami temen-temen dengan skenario yang mirip atau serupa, hanya beda waktu dan pelaku saja.

pengalaman pertama adalah pengalaman mengenai pengejaran motor.. bukan.. pengejaran gadis lebih tepatnya. bukan ding. pengin ngeliat muka orang lebih tepatnya. .petang yang cerah itu.. (maksudnya ngga gerimis atau mendung). saya dan teman saya yang paling item, wisnu aji, memutuskan untuk membeli makan malam didekat simpang. adalah sebuah nasi goreng yang menarik minat kami dan memanggil hati nurani kami petang itu.. nasi goreng dengan warna menarik.. kombinasi rasa anget.. telor dadar yang dipisah.. dan butir-butir nasi yang terasa pas, berteman dengan kerupuk yang mirip dengan kerupuk pada lotek-lotek didesa.. nasi goreng ini menjadi makan malam pokok kami beberapa hari terakhir, menu yang sepertinya terlihat lebih sehat dari pada mie instan yang biasa digoreng bersama telor.. warung makannya terletak pada kiri jalan besar beberapa meter sesudah lampu merah. warung ini biasanya ramai tiap sorenya.
untuk mencapai warung makan ini kami menggunakan motor teman kami yang paling imut bernama brampi. jupiter merah itupun kami gunakan untuk boncengan, wisnu didepan, bertanggung jawab atas bekerjanya mesin motor dan kemudi, sedangkan saya bertugas menyuport dan menjaga kestabilan motor dibelakang (bonceng). keluar dari gang pelesiran yang sempit dengan mulus, kami melaju dengan lancar menyuri jalan taman sari.. masuk kejalan ganesha.. lalu ambil kiri melaju di jalan juanda kearan atas.. jalanan waktu itu sepi.. dan kami berkendara dengan nyaman aga disebelah kiri.. menjalankan peran kami sebagai pengguna jalan yang baik, berjalan dengan kecepatan sedang, dan memberi ruang untuk pengendara lain. obrolanpun mengalir dari mulut kami.. seputar kos-kosan kali ini.. dan masalah ibu kos yang enggan memasang internet adsl yang biasa dijumpai di kosan lain.. ada saja alasannya.. ibu ini rupanya tidak menyadari pentingnya internet pada masa sekarang ini.. tivi dan radio tidak akan lengkap tanpa adanya internet sebagai sumber segala dokumen dan hiburan,, akhirnya pilihan anak-anak kospun jatuh pada modem.. yang kecepatannya kadang ngga kira-kira.. ngga kira-kira lambatnya.. obrolan masih terasa hangat ketika tiba-tiba motor matic kecil meluncur disebelah kiri kami.. padahal kami sudah berada pada bagian yang cukup mepet dikiri jalan.. wuush.. begitu bunyinya,, sesosok makhluk berjubah putih dan berambut panjang lewat dengan tenang.. tanpa menghiraukan kami yang kaget karena di salip di sisi kiri yang sempit..setelah diamati dengan seksama rupanya yang dikenakan bukan jubah.. melainkan jaket yang kelihatan kedodoran.. dari belakang terlihat rambut sang pengemudi yang panjang terurai.. mirip iklan-iklan shampo dan konditioner di tivi-tivi.. rambutnya terkibas-kibas kemana-mana terkena angin.. menimbulkan efek anggun dan memesona.. hha (lebay). jaketnya yang kelihatan kedodoran membuat kami memprediksi bahwa pengendara adalah seorang perempuan yang bertubuh cukup tinggi dan gemar memelihara rambutnya.. kami yang merasa penasaran dengan pengendara yang aga ngawur itupun memutuskan untuk melihat siapa sebenarnya dirinya. klo dia wanita maka akan diperistri sedangkan klo laki-laki jadikan soudara.. ups bukan, ini dunia nyata bukan dongeng.. jadi klo dia cakep kami simpulkan bahwa manuver yang mengagetkan tadi hanyalah ketidaksengajaan.. rupa-rupanya pengendara motor ini mengendalikan motor dengan cepat dan kesana-kemari. mirip dengan salah satu teman perempuan saya yang sama-sama hobi bermanuver. bagi orang-orang seperti ini jalan yang lurus seakan-akan menjadi tikungan-tikungan menantang dan sela-sela antara kendaraan lain seakan-akan menjadi jalan umum.

maka wisnupun menambah kecepatan untuk mengimbangi performa sang pengendara misterius ini. Beruntung tanpa harus bersusah payah kami akan berkesempatan untuk melihat sang pengendara dari sampingnya. lampu perempatan simpang menunjukkan warna merah. motor didepan kami itupun melambat. beriringan dengan melambatnya pada angkot hijau dan mobil-mobil untuk berhenti. pelan-pelan wisnu menyejajarkan motor kami ini untuk sekedar memastikan dan melihat wajah sang pengendara. detik-detik mengharukanpun tiba. saat kami tepat disampingnya. dengan lirikan maut seolah-olah melihat kekanan padahal kekiri dan sebaliknya, sayapun mendapat gambaran sang pengendara dari samping. kurang dari satu detik pengamatan. kami dapatkan bahwa semua prediksi kami tidak valid. jaket putih besar itu bukanlah kedodoran. melainkan memang fit di badan sang pengemudi. dari samping. pipi sang pengemudi menyembul, ingin keluar dari tekanan helm yang menyesaknya. seketika itu juga kami memutuskan untuk tidak memastikan lagi. bahkan sampai detik pada tulisan ini ditulis penulis tidak yakin apakan sebenarnya makhluk yang sempat dilirik karena penasaran itu adalah makhluk berjenis kelamin laki-laki atau wanita. satu-satunya yang benar adalah rambutnya yang indah. well, dalam hati, dengan penuh rasa hormat, kamipun mengakui bahwa entah mas-mas atau mbak-mbak pengemudi misterius ini memiliki rambut yang indah dan terawat.

Kejadian memalukan yang kedua terjadi pada suatu pagi yang aga mendung di belakang comlabs. saat itu saya tengah bersiap-siap untuk duduk, memakai sepatu bertali. sayapun, dengan posisi setengah menunduk memulai duduk, seketika itu juga tanpa saya sadari ada suara yang keluar. bersumber dari sekitar saya. bersumber dari saya maksudnya. “tuuuuuut” begitu bunyinya. cukup panjang dan keras suara yang terbentuk, membuat saya kaget dan langsung pasang muka jaim dan mulai duduk. Ternyata.. tak lama ketika suara tersebut muncul dan kemudian menghilang, saya menyadari bahwa di mushola belakang komlabs ada mas-mas yang sedang duduk di korsinya. kurang lebih 3 meter di depan saya. kursinya membelakangi saya, sehingga saya merasa oke-oke saja sampai mas-mas itu mulai menengok.. mungkin penasaran dengan bunyi menarik yang cukup merdu barusan. mas-mas itu menengok dengan ragu-ragu kebelakang.. mungkin dia sempat ragu untuk menengok atau tidak.. tetapi saya rasa, keingintahuannya terlampau besar untuk diragukan. sayapun mulai salting.. akhirnya setelah mas-mas itu memutar badan 180 derajat.. terlihatlah sosok saya dengan seksama.. hanya ada sosok saya di pagi yang hening itu.. dan ada bunyi aneh yang bukan bunyi-bunyi serangga atau hewan pada umumnya.. saya yakin dia sudah tidak penasaran lagi sekarang.

kejadian ketiga dialami oleh teman saya lufti aziz, sedikit perkenalan saja, orang ini merupakan orang yang memiliki skill komunikasi yang canggih, dan cara-cara pdkt yang luar biasa. dewalah dia. namun suatu hari skill pedekatenya ternyata ngga tepat sasaran. Pagi itu tiba saatnya kami untuk berkuliah, lutfi yang akan kuliah pun memutuskan untuk segera bergegas.. bukan untuk kuliah tapi siap-siap olimpiade.. yang dengan terpaksa membuatnya tidak berangkat kuliah.. well, pikirnya gapapadeh, demi olimpiade kampus, apapun akan kulakukan.. ngeri kali abang lutfi ini.. dia sedang mengenakan tas punggungnya ketika tiba-tiba sms datang.. mengabarkan bahwa tidak ada kuliah..
isi sms : “kuliah ELxxxx ditiadakan untuk hari ini”, semacam itulah isinya.
lutfipun seketika langsung bersorak -sorai mensyukuri kejadian itu, setelah selesai selebrasi insting pdkt dan keingintahuaannya berpadu menjadi satu. dia penasaran siapa yang mengirim sms itu. dan diapun mengirim sms balasan.
isi sms : “mantaaaapp!!, eh ini siapa ya?”
dengan sms ini maka dua hal yang dilakukan adalah mengatakan mantap sebagai respon atas sms yang dikirim dan eh ini siapa ya untuk mencari tahu pengirim, siapa tau asdos atau temen baru(karena ngga ada nomernya). tak berapa lama sms balasan muncul
isi sms : “ini www(nama lengkap pak dosen), dosen ELxxxx”
dan lutfipun meringiss..

ternyata pohon-pohon itb tu keren.. coba deh liat keatas waktu jalan-jalan di sekitar bouleveard..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s