tak

aku tak sekuat karang.
tak pula selembut bulu burung-burung indah.
tak serigid intan.
tak pula serapuh arang hitam terbakar.

aku dikenal sebagai yang biasa
bukan dewa-dewa langit kahyangan
bukan pula makhluk rendah terpuruk suram

dan benar melangkah bagiku tak sukar dan tak pula mudah
ini semacam sebanding, ini searah

perkataan dewa itu memang benar.
dia bisa menjadi dewa karena pilihannya.
dia bisa menjadi dewa karena memutuskan untuk.

aku tak serendah mereka
belum pula setinggi dewa-dewa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s